<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed version="0.3" xmlns="http://purl.org/atom/ns#" xml:lang="en-US">
	<title>Alumni Seminari Mertoyudan ( Sinergi dan Berbagi ) : Sarana Komuniaksi ( Alumni Seminari Mertoyudan  ) </title>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="http://merto.seminari.net/mainmessage.php" />
	<modified>2012-05-20T21:19:07Z</modified>
	<author>
		<name>hb. sapto nugroho</name>
	</author>
	<copyright>Copyright 2012, hb. sapto nugroho</copyright>
	<generator url="http://www.sourceforge.net/projects/sphpblog" version="3.0">SPHPBLOG</generator>
	<entry>
		<title>Berbeda tak harus saling membedakan…</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry120111-075455" />
		<content type="text/html" mode="escaped"><![CDATA[Judul Asli : Suster Cecillia dan Jompo Kolong Tol…<br />“Berbeda tak harus saling membedakan…”<br />Siang itu, pertengahan Oktober, internet LEMOT!!! Duh…, sungguh hari yang sangat mem-bete-kan. Meski speed lamban, saya pun iseng-iseng membuka berita website tentang kehidupan kaum marginal; Jompo Kolong Jalan Akan Ditertibkan.<br /><br />Dalam isi berita itu disebutkan, bahwa di bawah kolong jalan Tol Tanjung Priok-Bandara Soekarno Hatta KM 86, terdapat kehidupan kaum urban, yang dianggap ‘mengotori’ Ibu kota. Pemprov beranggapan bahwa kolong jalan adalah wilayah hijau, yang tidak boleh dipergunakan untuk tempat tinggal. Instruksinya; mereka harus dibersihkan!<br /><br />Terdorong oleh dogma; apa, siapa, di mana, mengapa, dan bagaimana? saya pun memutuskan untuk memotret sisi lain dari hiruk-pikuk kolong jalan Tanjung Priok ini. Ini menarik; di situ terdapat nasib ratusan urban yang mengadu nasib di Jakarta. Ada juga kehidupan anak-anak yang menantikan masa depan. Dan yang lebih ironis, terdapat 40-an nenek-nenek jompo yang hidup terlantar seorang diri. Mereka, 70-an KK, hidup bertahun-tahun di bawah bising mobil-mobil mewah yang melintasi jalan tol.<br /><br /><br /><a href="javascript:openpopup('http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/12/1323227986682611155_300x244.27767354597.jpg',800,600,false);"><img src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/12/1323227986682611155_300x244.27767354597.jpg" border="0" alt="" /></a><br />jompo kolong jalan tol…<br /><br />Tulisan lengkapnya di sini <br /><a href="http://tulisan.pilihan.net/berita/fa.php?y=11&amp;m=12&amp;entry=entry111206-232827" target="_blank" >Tulisan Pilihan</a><br /><br /><br />]]></content>
		<id>http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry120111-075455</id>
		<issued>2012-01-11T00:00:00Z</issued>
		<modified>2012-01-11T00:00:00Z</modified>
	</entry>
	<entry>
		<title>Di Mana dan ke Mana Dana Bantuan Itu?</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110519-124606" />
		<content type="text/html" mode="escaped"><![CDATA[Kalau ada bencana besar di suatu negara, maka akan terjadilah aliran dana bantuan ke negara itu.  Begitu juga waktu di Indonesia terjadi bencana tsunami di aceh dan juga gempa di sekitar yogya serta akhir2 ini dengan meletusnya gunung merapi.  Banyak diberitakan bantuan diberikan sekian banyak dari lembaga atau negara mana,  tapi jarang diberitakan bantuan itu ditampung di mana dan sudah dibagikan kemana saja dalam jumlah berapa.  Sering terjadi jumlah yang diterima dan yang disalurkan tidak jelas, maka banyak bantuan luar negeri ke Indonesia dikirim langsung ke LSM yang ada.  Akan tetapi LSM sendiri kiranya juga harus memberikan kabar ke masyarakat luas bagaimana kegiatan selama ini, sehingga masyarakat juga jadi belajar bagaimana dalam pasca bencana bisa meminta bantuan ke instansi yang punya dana.<br /><br /><a href="javascript:openpopup('http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/05/130568172456811933.jpg',800,600,false);"><img src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/05/130568172456811933.jpg" border="0" alt="" /></a><br />uang bantuan<br />Sekarang ini Jepang juga mengalami bencana itu, masyarakat umum juga sudah mulai bertanya soal dana bantuan itu. Sudah dua bulan dari bencana, pertanyaan ini muncul karena di sana-sini orang mengumpulkan dana, tetapi tidak ada berita resmi berapa yang sudah terkumpul dan dana ini sudah disalurkan ke mana.<br /><br />Pertanyaan ini semakin muncul karena masyarakat juga melihat lewat berita di TV bahwa bantuan belum sampai ke korban bencana.  Dengan situasi semacam ini memang ada group relawan yang suka membantu langsung ke tempat bencana dengan cara membantu pembersihan rumah atau membuatkan makanan, manfaat bantuan langsung ini segera langsung bisa dirasakan.  Akan tetapi untuk orang yang jauh dan tidak punya waktu luang memang bantuan keuangan menjadi satu2nya jalan. Ingin membantu dalam bentuk uang tetapi kenapa tidak bisa sampai ke yang dibantu ?<br /><br />Article lengkapnya di sini <br /><a href="http://luar-negeri.kompasiana.com/2011/05/18/di-mana-dan-ke-mana-dana-bantuan-itu/" target="_blank" >Lengkapnya di sini</a><br /><a href="http://luar-negeri.kompasiana.com/2011/05/18/di-mana-dan-ke-mana-dana-bantuan-itu/" target="_blank" >http://luar-negeri.kompasiana.com/2011/ ... ntuan-itu/</a>]]></content>
		<id>http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110519-124606</id>
		<issued>2011-05-19T00:00:00Z</issued>
		<modified>2011-05-19T00:00:00Z</modified>
	</entry>
	<entry>
		<title>Temu pastoral KAJ</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110214-145813" />
		<content type="text/html" mode="escaped"><![CDATA[Kawan kawan,<br /><br />Besok saat orang merayakan valentine, KAJ mengadakan temu pastoral. PGU mendapat kesempatan istimewa mensharekan partisipasi PGU. Ada 4 topik yg ditawarkan PGU kepada para imam KAJ:<br />1. Voice of Paroki<br />Merupakan upaya Gereja yg dpt secara nyata menyapa, mendengar dan mendukung serta memberi makna kehidupan umat Katolik secara nyata. Untuk itu dibutuhkan kemauan dan kemampuan menangkap insight atau aspirasi umat melalui survey voice of paroki. Hasil survey ini akan menjadi landasan rencana kerja. Dalam topik ini diberi perbandingan business intelegence dan belajar dari gereja di australia dan USA.<br />Topik ini akan dibawakan oleh Mas Witdarmono dan Intony ( ketua PGU Jakarta)<br /><br />Topik kedua: pengembangan leadership para imam , khususnya imam muda.<br />Dalam topik ini diperlihatkan leadership apa yg cocok untuk para imam.<br />Bgm connecting workshop dan worksplace , yg berhubungan antara training dan lingkup kerjaan di paroki.<br />Bgm bentuk training yg cocok sekaligus sebagai continuos learning and practicing?<br />Topik ini akan dibawakan Mas widiarta dan mas Didiek.<br /><br />Topik ketiga ttg menjadi Imam yg aktual thd permasalahan jaman? Mas margana, dan marcel akan berperan aktif.<br /><br />Topik keempat: building church community Network. Bgm gereja mampu berperan dan aktif dalam social media. Bukan sekedar menjadi penonton yg pasif.<br />Topik ini akan dimotori benawa dan kawan kawan.<br /><br />Acara besok diadakan di aula katedral, dihadiri sekitar 250 imam se KAJ.<br />Kawan kawan yg bisa hadir silakan mampir. Dari pengawas hadir mas Mardji, dan pengurus PGU spt mas sulis.<br />Doakan agar acara besok berjalan lancar.<br /><br />Salam<br /><br />Wiryawan<br />Sent from my BlackBerry®]]></content>
		<id>http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110214-145813</id>
		<issued>2011-02-14T00:00:00Z</issued>
		<modified>2011-02-14T00:00:00Z</modified>
	</entry>
	<entry>
		<title>pencipta pesawat Boing</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110120-104804" />
		<content type="text/html" mode="escaped"><![CDATA[Omong-omong dalam pembicaraan di Gardu, ternyata pencipta pesawat Boing aslinya adalah orang Sleman yang jenius lho. Kebetulan orang itu lahirnya hari Rabu Paing, nah setelah menciptakan pesawat, pesawatnya diberi nama Boing artinya Rabu Pahing.<br /><br />dikutip dari email Rm Yatno di milist 77]]></content>
		<id>http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110120-104804</id>
		<issued>2011-01-20T00:00:00Z</issued>
		<modified>2011-01-20T00:00:00Z</modified>
	</entry>
	<entry>
		<title>Met Ultah!</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110118-204011" />
		<content type="text/html" mode="escaped"><![CDATA[Selamat Ulang Tahun Mas Mudjito. Tuhan Memberkati...!]]></content>
		<id>http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110118-204011</id>
		<issued>2011-01-18T00:00:00Z</issued>
		<modified>2011-01-18T00:00:00Z</modified>
	</entry>
	<entry>
		<title>Situasi Pengungsi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110116-195327" />
		<content type="text/html" mode="escaped"><![CDATA[Sejak letusan besar Gunung Merapi, Selasa (26/10/10), Jumat dan Minggu Sore serta Senin pagi, para pengungsi terus bertambah. Bahkan, barak-barak yang disediakan pemerintah desa tidak lagi menampung pengungsi. Karena itu begitu banyak pengungsi baru tidak mendapatkan tempat bernaung. Maka, mereka nunut bernaung di rumah-rumah penduduk yang bersedia menampung. Tidak ketinggalan pastoran Somohitan menjadi tempat untuk berteduh. Hal ini banyak dialami oleh paroki-paroki yang umatnya di lereng Merapi.<br /><br />Sejak Senin pagi saya beserta beberapa relawan melihat kondisi pengungsi “SWASTA” yang amat banyak. Namun, ternyata mereka amat banyak yang tidak mendapatkan santunan dari barak-barak atau posko-posko resmi pemerintah. Akibatnya, mereka berdatangan di Posko Swasta Somohitan, karena mereka tidak banyak direpotkan PROSEDUR yang bertele-tele.<br /><br />Selengkapnya lihat di <br /><a href="http://romoyatno.info/mainmessage.php?entry=entry101103-190050" target="_blank" >http://romoyatno.info/mainmessage.php?e ... 103-190050</a><br /><img src="http://romoyatno.info/allimages/romoyatno_Merapi1.jpg" width="265" height="273" border="0" alt="" /><br /><br /><br />]]></content>
		<id>http://merto.seminari.net/mainmessage.php?entry=entry110116-195327</id>
		<issued>2011-01-16T00:00:00Z</issued>
		<modified>2011-01-16T00:00:00Z</modified>
	</entry>
</feed>

